Alangkah indahnya ajaran Islam dari Tuhan Yang Maha Indah. Jelas-jelas Fir’aun (wakil dari pemerintah yang zalim) itu sangat sombong. Tetapi nabi Musa dan Harun as masih diperintahkan untuk berdoa dan berkata lemah lembut kepadanya. Mengapa kita hari ini tidak berkata lemah lembut kepada sesama kita?
Al-Makmun, seorang khalifah dari salah satu khilafah islamiah, adalah salah seorang khalifah yang kurang disukai oleh rakyatnya. Banyak ulama dan orang sholeh yang memusuhinya. Bahkan sejarah mencatat beberapa noda hitam dalam masa pemerintahannya. Sering kali mimbar-mimbar agama dimanfaatkan oleh para mubaligh untuk menyerukan masyarakat agar lebih bersungguh-sungguh melawan kemungkaran dan kezaliman penguasa. Namun sejauh itu, tidak ada yang berani menunjuk hidung dan dengan terang-terangan mencacinya.

Pada suatu hari Jumat, Khalifah Al-Makmun mengunjungi Bashrah. Ia ikut sholat di masjid agung kota kelahiran Imam Hasan Al-Bashri itu. Tiba-tiba sang khatib dalam khutbahnya menyebut namanya dengan nada tidak sopan dan membongkar serta menuduh keculasan-keculasannya secara kasar. Khalifah mengelus dada. Siapa tahu khatib itu cuma terbawa emosi akibat hawa panas yang sedang menyengat seluruh negeri.

Kali yang lain, ketika Khalifah menjalankan sholat berjamaah di mesjid yang berbeda, kebetulan khatibnya sama, seperti pada waktu ia sholat jumat di masjid agung Bashrah. Dan khatib itu mengulangi kembali makian serta kutukan-kutukannya kepada Al-makmun. Di antaranya sang khatib berdoa, “Mudah-mudahan Khalifah yang sewenang-wenang ini dilaknat oleh Allah s.w.t.” Maka habislah kesabaran Al-Makmun. Khatib itu diperintahkan untuk datang menghadap ke istana. Setengah dipaksa, khatib tersebut akhirnya mau juga mengunjungi Khalifah.
Kepada khatib yang keras itu Al-Makmun bertanya, “Kira-kira, manakah yang lebih baik, Tuan atau Nabi Musa?” Tanpa berfikir lagi, sang khatib yang galak itu menjawab, “Sudah tentu Nabi Musa lebih baik daripada saya. Tuan pun tahu bukan?!”. “Ya,ya. Saya fikir begitu,” sahut Al-Makmun. “Lalu, siapakah menurut pendapat Tuan yang lebih jahat, saya atau Firaun?” Disini sang khatib terperangah. Ia sudah bisa menduga kemana tujuan pertanyaan itu. Namun ia harus menjawab sejujurnya. Maka ia lantas berkata, “Pada hemat saya, Firaun masih lebih jahat daripada Tuan.”
Al-Makmun kemudian menegur, “Maaf, Tuan. Seingat saya, bagaimana pun jahatnya Firaun, sampai ia mengaku tuhan, dan bertindak kejam kepada kaum Nabi Musa, malah telah merebus hidup-hidup dayang putrinya yang bernama Masyitah beserta anaknya, pun Nabi Musa diperintahkan Allah untuk berkata dengan lemah lembut kepada Firaun yang zalim itu. Tolong dapatkah Tuan membacakan buat saya, perintah Allah yang dimuat dalam Al-Quran tersebut?”
Tergagap-gagap sang khatib membacakan surah Thoha ayat 44 yang artinya: “Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya(Fir`aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia menjadi ingat atau takut”.
Khalifah Al-Makmun tersenyum sebelum dengan tegas bertitah,”Karena itu, pantas bukan kalau saya meminta Tuan untuk menegur saya dengan bahasa yang lebih sopan dan sikap yang lebih bertata krama? Lantaran Tuan tidak sebaik Nabi Musa dan saya tidak sejahat Firaun? Ataukah barangkali Tuan mempunya Al-Quran lain yang memuat ayat 44 surat Thaha itu?”
Khatib tersebut tidak bisa menjawab sepatah kata pun. Hatinya tidak puas, rasanya masih ingin mengutuk Al-Makmun dengan kalimat yang lebih garang dan keras. Akan tetapi, bagaimanapun pahitnya, perintah Allah harus dipatuhi, ayat Al-Quran harus dipegang. Karenanya, sejak saat itu ia berkhutbah dengan nada yang berubah dan isi yang lebih menyentuh. Terbukti, dengan cara itu, makin banyak masyarakat yang terpikat dengan pengajaran-pengajarannya, lalu berbalik langkah dari dunia hitam yang penuh maksiat, untuk bertaubat melaksanakan ibadah yang lebih taat.
Melalui mimbar-mimbarnya, ia lantang mengutip surah An-Nahl ayat 125 yang berbunyi :”Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”.
Kenyataanya, sering kali manusia dapat menggali mutiara dari lumpur laut yang hitam legam. Maka pantaslah apabila Sayidina Ali bin Abi Thalib pernah berpesan, “Lihatlah apa yang dikatakan, dan jangan melihat siapa yang mengatakan.”

Dari tausyiah275 Kisah hikmah-20061014

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes air mani yang bercampur yang Kami (hendak mengujinya dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat (Al-Qur’an)

“Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik” (Al Qur’an)

Perkembangan bayi dalam kandungan anda akan menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk diketahui karena apa yang anda lakukan akan berefek terhadap bayi yang berada dalam kandungan  anda. Untuk itu, tulisan ini akan memaparkan perkembangan bayi dan perubahannya sejak minggu pertama :

I. Trimester Pertama (0 -12 Minggu)

Minggu ke 1 :
Pada minggu ini, anda akan mengalami menstruasi terakhir sebelum kehamilan. Perdarahan terjadi dan hormone-hormon di tubuh pun tengah mempersiapkan sel telur untuk dilepaskan.

Minggu ke 2 :
Uterus (dinding rahim) menebal dan mempersiapkan untuk tahap ovulasi.

Minggu ke 3 :
Adalah masa ovulasi (pelepasan telur). Kehamilan mulai terjadi pada saat ini. Pembuahan terjadi pada saat sperma dari pasangan anda bertemu dengan sel telur  anda di tuba falopi. Pembuahan memerlukan waktu 4 hari, setelah telur dibuahi maka dinamkan zygote.
Minggu ke 4 :
Inilah saat buat si zygote kecil untuk menemukan tempat di dalam rahim anda. Dengan berakhirnya minggu ini, anda tidak mendapat menstruasi, dan menjadi tanda pertama kemungkinan kehamilan anda. Pada beberapa wanita mendapatkan sedikit pendarahan dan disalahartikan sebagai menstruasi, sebenernya pendarahan yang sedikit itu karena implatasi dari zygote ke dinding rahim anda.

Minggu ke 5 :
Ukuran bayi anda sekarang sekitar sebiji apel, dan disebut sebagai embrio. Bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri, plasentas dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya. Vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk dan sistem saraf mulai berkembang.
Minggu ke 6 :
Embrio terlihat seperti berudu. Pada minggu ini bayi dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan yang masih seperti tunas. Pada minggu ini merupakan pembentukan awal dari hati, pancreas, paru-paru, kelenjar tiroid dan jantung.

Minggu ke 7 :
Jantung sudah terbentuk lengkap. Saraf dan otot bekerja bersamaan untuk pertama kalinya. Bayi pun mempunyai reflek dan bergerak spontan (namun anda belum dapat merasakannya). Akhir minggu ke tujuh ini otak akan terbentuk lengkap.

Minggu ke 8 :
Sekarang embrio sudah berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki, tangan, lengan, bahu. Organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, mata membentuk pigmen. Di dalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobi penciuman di otak. Jantung sudah memompa dengan kuat dan irama teratur.

Minggu ke 9 :
Pergerakan pertama fetus dapat dideteksi dengan USG. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk.

Minggu ke 10 :
Tulang sudah menggantikan kartilago. Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar daripada tubuh.

Minggu ke 11 :
Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkan kembali (kencing).

Minggu ke 12 :
Ukuran fetus anda sekarang sekitar 8 cm. Semua organ vital bayi sudah terbentuk. Dengan signal dari otak, otot akan merespon dan bayi sudah dapat menedang. Di akhir trimester pertama, organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. Rasa mual dan lelah pada anda sudah hilang. Perkembangan selanjutnay anda akan melihat pertumbuhan bayi (dan juga anda) bertumbuh lebih besar.

II. Trimester Kedua (13 – 28 Minggu)

Memasukin trimester ke dua ini, dunia luar sudah mulai menyadari anda sebagai seorang calon ibu, karena perut anda sudah mulai terlihat. Bersamaan dengan rasa mual, lemas menghilang pada akhir trimester pertama, bayi anda akan terus bertumbuh, begitu juga dengan diri anda.
Perkembangan bayi anda pada bulan kehamilan 13-28 minggu (trimester kedua) adalah sebagai berikut :

Minggu ke 13 :
Panjang bayi sekitar 7.5 cm dengan trakea, paru-paru, perut, hati, pancreas, dan usu berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, dan tunas gigi muncul dengan 20 gigi bayi. Pada minggu ini jari tangan, telapak kaki mulai terlihat.

Minggu ke 14 :
Pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat dibedakan apakah laki-laki atau perempuan. Denyut jantung bayi berdetak kuat (detak jantung hampir 2x lebih cepat dari anda) dan anda dapat mendengarkannya di dokter nada. Bayi juga sudah siap memberi respon terhadap dunia di luar rahim ibu. Bayi mungkin akan bergerak bila anda mengusap perut anda, tapi anda mungkin masih belum dapat merasakannya.

Minggu ke 15 :
Bayi anda sudah mulai dapat mendengarkan anda, mendengarkan denyut jantung anda, suara perut anda, juga suara anda. Sekarang bayi anda sudah mulai mempunyai rambut di kepala, juga bulu mata dan alis. Ukurannya sekarang 114 gram dengan panjang sekitar 15 cm.

Minggu ke 16 :
Jika anda melakukan USG saat ini mungkin anda dapat mengetahui jenis kelamin bayi anda. Otot bayi sudah berkembang dan menjadi kuat. Gerakannya semakin aktif. Mulai menghisap ibu jarinya, menguap, merenggangkan tubuhnya, sudah mampu menelan, kencing dan cegukan. Pada minggu ini jika sinar terang diletakkan di perut anda bayi akan menggerakkan tangan dan matanya.

Minggu ke 17 :
Masih banyak ruang dalam rahim anda sehingga bayi akan bergerak merasakan sekitarnya. Kulit bayi anda berkembang dan transparan. Terlihat merah sebab pembuluh darah masih terlihat jelas.

Minggu ke 18 :
Sekarang bayi sudah dapat mendengarkan suara dari luar tubuh anda. Bayi akan bergerak atau melompat ketika mendengarkan suara keras. Otot bayi sudah dapat berkontraksi dan relaks, bayi sudah dapat menendang atau meninju. Bergerak sangat aktif, dalam minggu ini mungkin anda sudah dapat merasakan gerakan putarannya untuk pertama kali.

Minggu ke 19 :
Sekarang panjang bayi anda sekitar 23 cm. Jika anda belum juga merasakan bayi anda, mungkin anda akan mulai merasakan gerakkannya pada minggu ini.

Minggu ke 20 :
Otot bayi anda semakin kuat setiap minggunnya. Jika sebelumnya mungkin anda masih belum dapat merasakan gerakannya, maka sekarang ini anda pasti akan merasakannya. Tapi mungkin anda salah mengartikan gerakannya pertama kali sebagai angin, karena terasa seperti letupan gelembung-gelembung di dalam.
Bayi anda bergerak sekitar 200 kali sehari, tapi anda hanya akan merasakan sedikit dari semua gerakan ini.

Minggu ke 21 :
Panjang bayi sekitar 28 cm. Anda akan merasakan lebih banyak gerakan bayi anda sekarang karena bayi makin aktif.

Minggu ke 22 :

Bayi anda sadar akan lingkungannya dan ia akan merasa lebih tenang ketika mendengarkan suara dan sentuhan anda di perut. Tubuh bayi mulai memproduksi sel darah putih. Ini penting untuk bayi dalam melawan penyakit dan infeksi.

Minggu ke 23 :
Sekarang ukuran kepalannya sudah sesuai dengan tubuhnya. Saat ini bayi terlihat sama seperti yang akan lahir nanti, tapi masih lebih kecil dan kurus. Anda dapat mendengarkan detak jantung bayi anda dengan stestoskop. (letakkan stestoskop langsung di perut anda). Pada saat ini pertumbuhan otoknya sangat cepat.

Minggu ke 24 :
Pendengaran bayi sudah terbentuk sempurna. Bayi akan bergerak dengan suara musik dari luar. Bayi mulai membentuk pola kapan saat ia tidur dan kapan saat bangun, Anda akan merasakan suatu saat bayi bergerak terus, dan saat yang lain tidak.

Minggu ke 25 :
Bayi mulai berlatih bernafas dengan menghirup dan menghembuskan cairan amnion, yang mana kadang membuat bayi seperti cegukan, dan anda akan dapat merasakannya juga.

Minggu ke 26 :
Bayi sudah mempunyai lemak dibawah kulit, yang akan membantu mengontrol suhu tubuhnya pada saat lahir. Wajah dan tubuhnya secara umum akan terlihat saat lahir. Panjang sekitar 28-32 cm dengan berat sekitar 680 gram.

Minggu ke 27 :
Matanya sudah terbuka dan mampu melihat sekelilingnya untuk pertama kalinya. Bayi terlihat seperti bernafas tetapi sebenarnya bayi mengambil air bukan udara. Ini merupakan latihan yang baik untuk paru-parunya.

Minggu ke 28 :
Pada bayi laki testis akan turun ke kantung skrotum. Jaringan otak berkembang. Sekarang bayi anda dapat bermimpi.

III. Trimester Ketiga (29 – 40 Minggu)
Memasuki trimester terakhir ini anda akan mulai mengunjungi dokter 2 minggu sekali, sibuk mencari nama untuk si kecil, dan kurang waktu tidur karena perut yang semakin membesar. Perasaan bahagia melambung meyertai hari-hari anda di trimester ketiga ini. Dan di bawah ini adalah perkembangan bayi dalam kandungan anda pada trimester terakhir.

Minggu ke 29 :
Posisi bayi saat ini mempersiapkan diri seperti posisi lahir dengan kepala ke arah bawah. Jaringan lemak terur terbentuk.

Minggu ke 30 :
Bayi anda mengisi hampir seluruh ruang di rahim anda. Ketika bayi menendang atau mendorong, anda dapat melihat kaki atau tangannya bergerak di bawah kulit perut anda. Otak berkembang sangat cepat.

Minggu ke 31 :
Bayi makin bertumbuh besar, sehingga ruangan rahim menjadi lebih sedikit, ini membuat bayi kekurangan ruang untuk bergerak. Bayi kemungkinan dalam posisi melengkungkan badan dengan dengkul dilipat, dagu di dadanya dan tangan dan kaki saling bersilang.

Minggu ke 32 :
Bayi berada dalam posisi kepala dibawah sampai lahir nanti. Bayi akan tetap menedang, gerakan rata-rata sehari meningkat 375 per hari. Tapi anda tidak akan merasakan semuannya ini, dan 10 gerakan sehari sudah normal.

Minggu ke 33 :
Anda akan semakin merasakan gerak bayi karena bayi mengisi hampir seluruh ruang rahim. Gerakan akan menjadi aktif suatu waktu yang bisa membuat anda merasa tak nyaman, terutama ketika kakinya di bawah tulang rusuk anda. Pada minggu ini seluruh rambut bayi telah tumbuh.

Minggu ke 34 :
Pada minggu-minggu ini terjadi pertumbuhan yang pesat terhadap otak. Semua sistem tubuh sudah terbentuk dengan sempurna, meskipun paru-paru masih tetap belum matang. Bayi memberi respon terhadap suara yang familiar.

Minggu ke 35 :
Bayi terus menambah cadangan lemak bawah kulitnya. Kepala bayi sudah mulai memasuki panggul.

Minggu ke 36 :
Mulai dari minggu ini bayi sudah mempunyai ukuran dan kematangan yang siap untuk lahir. Jika bayi lahir pada minggu ini bayi lair premature tetapi bayi akan baik-baik saja. Pada bulan terakhir kehamilan ini bayi akan mendapat antibody dari ibunya, seperti campak. Lemak akan terus bertambah dibawah kulit bayi setiap hari.

Minggu ke 37 :
Bayi akan terus berlatih untuk menggerakkan paru-parunya, karena bayi akan bernafas setelah dilahirkan. Jika posisi kepala bayi dibawah maka kemungkinan kepala sudah memasuki panggul ibu pada minggu ini.

Minggu ke 38 :
Reflek bayi sudah terkoordinasi, bayi sudah dapat mengedipkan mata, menggerakkan kepala, memegang, dan merespon suara, sentuhan dan cahaya. Bayi sudah dapat  membedakan antara terang dan gelap.

Minggu ke 39-40 :
Bayi sudah siap untuk lahir. Sekarang ini bayi sudah terlihat cukup montok. Dengan lemak yang terbentuk dibawah kulitnya, akan mampu mengatur suhu tubuhnya saat lahir. Kulit bayi halus dan lembut. Berat bayi sekitar 2.7 kg – 3.2 kg dengan panjang sekitar 50 cm.
Selamat bahagia :)

NB : untuk mendownload tulisan ini silahkan klik disini


Pemikir langka seperti Anda pasti sudah memahami bahwa segala yang ada di Bumi ini adalah hasil karya indah Luar biasa ciptaan Allah yang Maha Agung.
Suatu hari, Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.
Lalu Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”.
“Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.
Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.”
Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”.
“Tentu saja,” jawab si Profesor,
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?
“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.
Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”
Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”
Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”
Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”
Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”
Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda SALAH, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih sayang Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”
Profesor itu pun terdiam.
Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.
Mari sahabat, jadilah manusia yang positif dan Raihlah kasih sayang Allah untuk hidup lebih berkah. Tetaplah bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki. Allah selalu bersama kita, Belajarlah bersandar pada-Nya.

Soal Valentine itu!

Posted: 14/02/2010 in Uncategorized

oleh : Abi Aqila
dari : Forum Kajian Peradaban Online bersama IRENA CENTER

“Misi Utama Kita bukanlah menjadikan kaum Muslimin beralih agama menjadi kristen atau yahudi, tapi cukuplah dengan menjauhkan mereka dari Islam….
Kita jadikan mereka sebagai generasi muda Islam yang jauh dari Islam, malas bekerja keras, suka berfoya-foya, senang dengan segala kemaksiatan, memburu kenikmatan hidup, dan orientasi hidupnya semata utk memuaskan hawa nafsunya..” (Pidato samuel Zwemmer, tokoh Yahudi, dlm Konfrensi Missi di Yerusalem, 1935)

Setiap 14 Februari, Merayakan hari Valentine’s day, Sudah menjadi agenda wajib bagi sebagian orang. Mereka Bersuka cita menyambut hari yg katanya hari kasih sayang itu. Pedagang, mal2 ramai menyulap tokonya menjadi serba Pink/Red dgn aneka hiasan berlambang love. Muda-mudi sibuk memilih kado untuk pasangannya, coklat berbentuk hati, bunga, dll dengan ciri khas lambang love ♥. Padahal Love dlm bahasa Inggris berkonotasi kegiatan yg mengarah pd kegiatan seksual, beda dengan Affection yang menjurus pada pendekatan perasaan, kasih sayang.

Tapi apakah mereka tau apa yang melatar belakangi lahirnya V-day itu?

Valentine’s day atau disingkat V-day yang jatuh pada tiap tanggal 14 februari setiap tahunnya, jelas berasal dari ritual paganisme, ritual satanis, yg penuh dengan kemaksiatan. Ritual kuno ini di zaman Romawi dikenal sebagai Lupercalia Festival, dimana para pemuda pemudi diperbolehkan melakukan kemaksiatan secara bebas dimanapun mereka mau.

Agama Kristen yang datang kemudian & menjadi agama resmi Roma di saat kaisar Konstantin, mengadopsi ritual ini & memolesnya dengan mitos St.valentinus yang oleh gereja sendiri diakui tidak bisa dipastikan asal muasalnya. Belakangan pada sekitar tahun 1960-an, Gereka vatikan menghapus perayaan valentine ini dari kelender gereja & melarang umatnya untuk ikut-ikutan merayakan ritual tsb. Dan yang jelas valentine day berasal bukan dari kebudayaan Islam.

Sebab itulah, para pemuka Agama Islam di seluruh dunia dari golongan & gerakan Islam manapun telah sepakat bahwa HARAM hukumnya bagi umat Islam untuk ikut2an merayakan hari Valentine dengan tingkat partisipsi sekecil apapun, bahkan sekedar mengucapkan “Selamat hari Valentine”

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.” (QS Al Maidah:51)

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”(QS Israa’:36)

“Barangsiapa melakukan amal yg tiada didasari perintahku (Qur’an & Sunnah) maka amal perbuatannya tertolak.” (HR.Ahmad)

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah jg berkata: “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tsb adalah haram. Semisal dengan memberi ucapan pada hari raya mereka dan sejenisnya, itu adalah haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah daripada membunuh.”

Sudah jelaslah bahwa mengucapkan hari valentine saja tidak diperbolehkan menurut aqidah islam, apalagi ikut serta berperan aktif dalam perayaan ini. Apapun dalihnya. Karena dalih bisa saja dibuat hingga ribuan pasal. Tetapi esensinya adalah tidak boleh umat Islam turut serta sekecil apapun untuk menyambut hari tersebut.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,

nb: sebenarnya banyak kisah yg dituturkan melatar belakangi V-day ini, yg kesemuanya bukan dari latar belakang budaya Islam..

PBNU: Jika Dikabulkan Bisa Menjadi Pemicu Konflik
Senin, 01 Februari 2010, 14:18 WIB
Ketua PBNU KH Ahmad Bagja
JAKARTA–Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai jika gugatan uji materiil dari sekelompok LSM terhadap kebebasan beragama itu dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), maka itu bisa menjadi pemicu konflik. Ini ditegaskan Ketua PBNU KH Ahmad Bagja dalam perbincangan dengan Republika di Jakarta, Senin (1/2).
”Keberadaan peraturan perundangan mengenai penistaan dan atau penodaan agama harus dipertahankan. Karena itu permintaan agar undang-undang dicabut atas nama demokrasi sangat tidak tepat. Karena itu, kita berharap Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi undang-undang itu,” tegas kiai Bagja.
Lebih lanjut dijelaskan kiai Bagja bahwa tanpa adanya peraturan itu maka yang akan terjadi adalah anarki. ”Di satu sisi orang bisa berbuat sesukanya membuat agama atau aliran kepercayaan sesuai selera, di sisi lain masyarakat yang tidak terima akan berbuat sesukanya untuk melakukan penghakiman,” paparnya.
Ditegaskan kiai Bagja bahwa UUD 1945 memang menjamin kebebasan beragama. ”Namun itu harus dimaknai sebagai bebas memilih dan menjalankan agama yang diakui dan sah menurut undang-undang. Bukan berarti kemudian kebebasan terhadap agama baru,” tambahnya. Diakui kiai Bagja bahwa tuntutan agar tidak ada pembatasan mengenai jumlah agama yang diakui, justru hal itu yang menjadi pintu masuk bagi penodaan terhadap agama yang telah jelas eksistensinya.
Penolakan dari Agama Mana pun
Hal senada dikemukakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin bahwa uji materi terhadap kebebasan beragama yang diajukan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Mahkamah Konstitusi (MK) sangat berbahaya.
”Saya mengetahui ada agenda pengajuan tentang kebebasan beragama. Sikap saya maupun organisasi bahwa itu berbahaya,” tandas Din disela-sela Seminar Nasional Satu Abad Pendidikan Muhammadiyah: Format dan Tantangan Pendidikan Muhammadiyah Ke Depan di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Jakarta, akhir pekan lalu.
Din Syamsuddin mengatakan, jika Peraturan Presiden No.1/PNPS/1965 yang sudah diundangkan melalui UU No 5/1969 itu jadi diubah, maka akan sangat berpotensi memicu konflik yang lebih besar bagi kehidupan beragama di Indonesia karena merasa kemurnian ajaran agamanya terganggu. ”Bisa muncul anarki sebagai reaksi dari umat beragama yang protes jika agamanya diganggu,” katanya.
Ditegaskan Din, penolakan ini akan mendapatkan dukungan dari komunitas agama manapun karena semua umat beragama manapun tidak ingin agama yang cuci dinodai agama. ”Agama merupakan masalah sakral yang tidak boleh terusik,” ungkapnya.

PBNU: Jika Dikabulkan Bisa Menjadi Pemicu KonflikSenin, 01 Februari 2010, 14:18 WIB
Ketua PBNU KH Ahmad Bagja
JAKARTA–Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai jika gugatan uji materiil dari sekelompok LSM terhadap kebebasan beragama itu dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), maka itu bisa menjadi pemicu konflik. Ini ditegaskan Ketua PBNU KH Ahmad Bagja dalam perbincangan dengan Republika di Jakarta, Senin (1/2).
”Keberadaan peraturan perundangan mengenai penistaan dan atau penodaan agama harus dipertahankan. Karena itu permintaan agar undang-undang dicabut atas nama demokrasi sangat tidak tepat. Karena itu, kita berharap Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi undang-undang itu,” tegas kiai Bagja.
Lebih lanjut dijelaskan kiai Bagja bahwa tanpa adanya peraturan itu maka yang akan terjadi adalah anarki. ”Di satu sisi orang bisa berbuat sesukanya membuat agama atau aliran kepercayaan sesuai selera, di sisi lain masyarakat yang tidak terima akan berbuat sesukanya untuk melakukan penghakiman,” paparnya.
Ditegaskan kiai Bagja bahwa UUD 1945 memang menjamin kebebasan beragama. ”Namun itu harus dimaknai sebagai bebas memilih dan menjalankan agama yang diakui dan sah menurut undang-undang. Bukan berarti kemudian kebebasan terhadap agama baru,” tambahnya. Diakui kiai Bagja bahwa tuntutan agar tidak ada pembatasan mengenai jumlah agama yang diakui, justru hal itu yang menjadi pintu masuk bagi penodaan terhadap agama yang telah jelas eksistensinya.
Penolakan dari Agama Mana pun
Hal senada dikemukakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin bahwa uji materi terhadap kebebasan beragama yang diajukan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Mahkamah Konstitusi (MK) sangat berbahaya.
”Saya mengetahui ada agenda pengajuan tentang kebebasan beragama. Sikap saya maupun organisasi bahwa itu berbahaya,” tandas Din disela-sela Seminar Nasional Satu Abad Pendidikan Muhammadiyah: Format dan Tantangan Pendidikan Muhammadiyah Ke Depan di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Jakarta, akhir pekan lalu.
Din Syamsuddin mengatakan, jika Peraturan Presiden No.1/PNPS/1965 yang sudah diundangkan melalui UU No 5/1969 itu jadi diubah, maka akan sangat berpotensi memicu konflik yang lebih besar bagi kehidupan beragama di Indonesia karena merasa kemurnian ajaran agamanya terganggu. ”Bisa muncul anarki sebagai reaksi dari umat beragama yang protes jika agamanya diganggu,” katanya.
Ditegaskan Din, penolakan ini akan mendapatkan dukungan dari komunitas agama manapun karena semua umat beragama manapun tidak ingin agama yang cuci dinodai agama. ”Agama merupakan masalah sakral yang tidak boleh terusik,” ungkapnya.

Sudah pernah mendengar istilah Pluralisme Agama? Wah….mahluk jenis apakah pluralisme agama itu?

Bagi masyarakat awam seperti saya ini perlu memahami dengan mudah pengertian dari Pluralisme Agama, sehingga dengan modal pengetahuan tersebut kita tidak “asbun”.

Ada Pluralitas Agama…ada Pluralisme Agama,,,! Ingat…jangan salah istilah….!

Pluralitas Agama:

Pluralitas agama adalah sebuah kenyataan bahwa di negara atau daerah tertentu terdapat berbagai pemeluk agama yang hidup secara berdampingan (reff: Fatwa Majelis Ulama Indonesia).

Definisi pluralitas agama tersebut memberikan gambaran kepada kita bahwa adalah suatu keniscayaan bagi kita di Indonesia untuk hidup berdampingan dengan pemeluk agama lain. Pluralitas agama juga diartikan menerima dan mengakui keberagaman agama. Seorang Muslim mengakui bahwa disekelilingnya ada agama-agama lain selain Islam, tetapi pengakuan tersebut terbatas pada keberagaman agama, bukan kebenaran agama lain. Dalam bahasa yang sederhana, pluralitas agama mengacu pada pengertian bahwa disekitar kita ada pemeluk agama lain selain agama kita.

Pluralisme Agama:

Pluralisme agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relative; oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga. (reff: Fatwa Majelis Ulama Indonesia).

Pluralisme Agama didasarkan pada satu asumsi bahwa semua agama adalah jalan yang sama-sama sah menuju Tuhan yang sama. Jadi, menurut penganut paham ini, semua agama adalah jalan yang berbeda-beda menuju Tuhan yang sama. Atau, mereka menyatakan, bahwa agama adalah persepsi manusia yang relatif terhadap Tuhan yang mutlak, sehingga – karena kerelativannya – maka setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim atau meyakini, bahwa agamanya lebih benar atau lebih baik dari agama lain; atau mengklaim bahwa hanya agamanya sendiri yang benar.(reff: DR. Adian Husaini: artikel “Pluralisme agama: Parasit bagi agama-agama”)

DR. Syamsuddin Arif menyebutkan bahwa bagi kaum pluralis, pluralisme agama tidak sekadar mengakui keberadaan berbagai agama, mereka menganggap semua agama mewakili kebenaran yang sama, meskipun ‘porsinya’ tidak sama. Semuanya menjanjikan keselamatan dan kebahagiaan, walaupun ‘resepnya’ berbeda-beda. Terdapat banyak jalan menuju Tuhan. (DR. Syamsudin Arif: “Orientalis & Diabolisme Pemikiran”). Masih menurut DR. Syamsuddin Arif, di Indonesia pluralisme kerap dipadankan dengan inklusivisme. Pada hakikatnya, Inklusivisme cukup berbahaya. Ia mengajarkan bahwa agama Anda bukanlah satu-satunya jalan keselamatan. Tidak boleh Anda menganggap penganut agama lain bakal penghuni neraka.

Nah…setelah mengetahui makna pluralitas agama dan pluralisme agama menurut para pakar tersebut, buat saya sangat jelas, sebagai Muslim saya menolak pluralisme agama, tapi mengakui pluralitas agama. Saya meyakini bahwa cuma orang Islam yang pasti bakal masuk surga (dengan memenuhi semua persyaratan untuk masuk surga tentunya) sedangkan pemeluk agama lain pasti masuk neraka. Meskipun demikian, karena mengakui pluralitas agama, saya akan bersikap baik dan toleran kepada pemeluk agama lain, tidak menyakiti, tidak menghina, tidak menzolimi, dengan tetap mengacu pada aturan-aturan dalam Islam. Bagi pemeluk agama lain, seperti Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan lain-lain silakan meyakini bahwa cuma pemeluk agama Anda yang pasti masuk surga dan pemeluk agama lain akan masuk neraka, tapi untuk urusan duniawi yang tidak berhubungan dengan prinsip agama, mari kita sama-sama toleran, saling menghagai dan menghormati. Cukup fair kan?

Seorang Muslim jangan tersinggung jika ada pemeluk Kristen, Katolik, hindu atau Budha yang mengklaim cuma agamanya saja yang benar, begitu juga dengan pemeluk agama lain jangan tersinggung jika seorang Muslim mengatakan cuma Islam yang benar. Fair kan..?

Oh yaa….MUI dalam fatwanya Nomor : 7/MUNAS VII/MUI/II/2005 tanggal 29 Juli 2005
Tentang Pluralisme, Liberalisme Dan Sekularisme Agama menetapkan bahwa pluralisme agama sebagaimana dimaksud di atas adalah paham yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Jadi….kesimpulannya: mengakui pluralitas agama dan menolak pluralisme agama

Wallahu a’lam bish showab
Ismail Marzuki
2 Januari 2010

Sekaligus ini membuktikan kebenaran dari Al-Qur’an surat Al-Qamar, ayat 1 :
“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah ”
(Q.S. Al-Qamar: 1)” Di bawah ini adalah kisahnya:

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ?

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:

Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.
Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ? Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjagkaunya.

Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?” Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ? Mereka menjawab: Coba belah bulan, ..”

Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulat itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!” Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan.
Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dansaling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”

Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:
Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap ….sampai akhir surat Al-Qamar.

Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan??”

Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati.”
Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah…

Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS.

Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan. Presenter pun berkata, ” Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak berguna”. Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, “Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.

Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget danberkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?” Mereka pun menjawab, “Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya. Mereka menjawab,

“Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akanhal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali”.

Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah … Maka aku pun berguman, “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar, dan … saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.

Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq